saya baru tahu ketika nonton sebuah acara di youtube dalam rangka ultah almukarom gusmus yang ke-74, ternyata joko pinurbo, yang membacakan salah satu karyanya, membuka mata saya tentang sisi indah makna nama-nama yang dalam persepsi saya terlanjur menghakiminya sebagai nama-nama ndeso dan ketinggalan jaman, meskipun demikian seandainya saya punya junior (lagi) saya masih tidak berani menggunakan nama-nama yang berakhiran em tersebut.
Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu? Cerpen Hamsad Rangkuti Seorang wanita muda dalam sikap yang mencurigakan berdiri di pinggir geladak sambil memegang terali kapal. Dia tampak sedang bersiap-siap hendak melakukan upacara bunuh diri, melompat dari lantai kapal itu. Baru saja ada di antara anak buah kapal berusaha mendekatinya, mencoba mencegah perbuatan nekat itu, tetapi wanita muda itu mengancam akan segera terjun kalau sampai anak buah kapal itu mendekat. Dengan dalih agar bisa memotretnya dalam posisi sempurna, kudekati dia samil membawa kamera. Aku berhasil memperpendek jarak dengannnya, sehingga tegur sapa di antara kami, bisa terdengar. “Tolong ceritakan mengapa kau ingin bunuh diri?” Dia berpaling kea rah laut. Ada pulau di kejauhan. Mungkin impian yang patah sudah tidak mungkin direkat. “Tolong ceritakan. Biar ada bahan untuk kutulis.” Wanita itu membiarkan sekelilingnya. Angin mempermainkan ujung rambutnya. Mempermaink...

Komentar
Posting Komentar