Langsung ke konten utama

Postingan populer dari blog ini

Cerpen Hamsad Rangkuti: Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu?

Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu? Cerpen Hamsad Rangkuti Seorang wanita muda dalam sikap yang mencurigakan berdiri di pinggir geladak sambil memegang terali kapal. Dia tampak sedang bersiap-siap hendak melakukan upacara bunuh diri, melompat dari lantai kapal itu. Baru saja ada di antara anak buah kapal berusaha mendekatinya, mencoba mencegah perbuatan nekat itu, tetapi wanita muda itu mengancam akan segera terjun kalau sampai anak buah kapal itu mendekat. Dengan dalih agar bisa memotretnya dalam posisi sempurna, kudekati dia samil membawa kamera. Aku berhasil memperpendek jarak dengannnya, sehingga tegur sapa di antara kami, bisa terdengar. “Tolong ceritakan mengapa kau ingin bunuh diri?” Dia berpaling kea rah laut. Ada pulau di kejauhan. Mungkin impian yang patah sudah tidak mungkin direkat. “Tolong ceritakan. Biar ada bahan untuk kutulis.” Wanita itu membiarkan sekelilingnya. Angin mempermainkan ujung rambutnya. Mempermaink...

Ranggalaweku Mabok

  Ranggalaweku Mabok - tuk sebuah kota asal - duduk melingkar di tepitepi jalan, di tepitepi persimpangan dan di banyak sudut-sudut jalanan dalam dzikir sumpah serapah dengan  bonjorbonjor  sebagai kubah setelah  ongkek  berdiri menepi ”satu  centhak  lagi, Kang” pinta mereka dalam tawar tawa ya, satu centhak lagi akan mengantarmu pergi setelah berjam-jam dilingkaran sumpah serapah memasuki dunia mimpimimpi terbang tinggi dari bumi Ranggalawe tempat berpijak dan beranak-pinak lupakan, sepi penumpang sulitnya setoran lupakan saja, gagal panen musim kemarin dan kencang angin laut tepiskan tangkapan ya lupakan sejenak tunggakan beberapa bulan biaya pendidikan kanak-kanak juga lupakan centang perentang kekuasaan kemarin hari menghancurkan gedung-gedung kekuasaan, simbol-simbol kebusukan menyisakan nyeri di balik jeruji besi mari, mari pergi ke lain dunia penuh euforia dengan kuasa ada ditangan kita kita bangun rumah-rumah megah bermarmer mengkilat bertaman...