Langsung ke konten utama

Postingan

Kompetensi Seorang Nabi

sebuah bumn open recruitment yang dishare di media sosial, lalu salah satu netijen  yang mungkin saja kesel dengan "tuntutan"  persyaratan kompetensi yang dianggapnya terlalu tinggi, barangkali setinggi cita-cita saya sewaktu masih anak-anak, dia pun menimpali dengan komentarnya: "sekalian saja ditambah mampu membelah lautan dan tidak hangus terbakar api." komentar yang sungguh menghibur. jadi perlu kompetensi nabi musa dan nabi ibrahim untuk dihire perusahaan negara.

Sebuah Drama Seru

di kawasan kaki lima sebuah tempat doa - suara         gas meraungraung dan seorang ibu kudengar         bersuara -                  "diamput," batinku entah mengapa tertawa         membelanya - ku simak drama  lebih seru dari panggung        benakku -

Utas Bersilang

Utas Bersilang       Puisi Helen Hunt Pemintal ghaib merangkai sutera Yang mengapung begitu santai di udara musim panas, Dan membantu membuat setiap pagi musim panas yang nyaman, Bersinar seperti perak di bawah sinar matahari musim panas, Tertangkap oleh angin sepoi-sepoi, satu demi satu, Ditiup ke timur dan barat dan diikat di sana, Menenun di semua jalan jerat mereka yang tiba-tiba. Tidak ada tanda jalan mana yang paling aman, lari paling bebas, Serangga bersayap tahu, yang melambung begitu gaya Untuk menemui kematian mereka pada setiap hari musim panas. Beraninya kita mendakwa perbuatan manusia apa pun; Cobalah untuk menghitung risiko  setiap saat; Atau kepercayaan jalur apa pun yang aman dan sederhana Karena kita tidak melihat di mana utasnya telah bersilangan?

Kesunyian

 KESUNYIAN          puisi Marianne Moore (1887-1972) Dulu, ayahku berkata,  “Orang-orang superior tak pernah berkunjung lama, harus ditunjukkan makam Longfellow atau bunga kaca di Harvard. percaya diri seperti kucing – yang mengambil mangsa untuk diri sendiri, ekor lemas tikus menggantung seperti tali sepatu dari mulutnya – mereka terkadang menikmati kesendirian dan dapat dirampok kata-kata dengan ucapan yang menyenangkan mereka. Perasaan terdalam selalu menampakkan diri dalam diam; bukan dalam kesunyian, tetapi dalam kekangan.” Dia juga tidak tulus saat berkata, "Jadikan rumahku penginapanmu.''' Losmen bukanlah tempat tinggal.

Aku Belum Pernah Menyaksikan Gunung Berapi

Aku belum pernah menyaksikan "Gunung Berapi" (175) Puisi Emily Dickinson Aku belum pernah menyaksikan "gunung berapi Tapi, ketika Wisatawan memberi tahu Bagaimana gunung-gunung tua - berdarah dingin itu Biasanya tetap begitu - Menyimpan di dalam — persenjataan yang mengerikan, Api, dan asap, dan senjata, Merebut pedesaan untuk sarapan, Dan orang-orang yang mengerikan— Jika keheningan adalah gunung berapi Di wajah manusia Saat sedang sakit Titanic Fitur mempertahankan tempatnya — Jika panjang lebar penderitaan membara Tidak akan mengatasi - Dan Kebun Anggur yang berdebar  Dalam debu, dibuang?  Jika beberapa Antiquary mencintai,  Pada Pagi Kembalinya,  Tidak akan menangis kegirangan "Pompeii"!  Kembali ke Bukit! 

Oh, Datanglah Dalam Mimpi-Mimpiku, Cintaku!

 Oh, Datanglah dalam mimpi-mimpiku, Cintaku!        Puisi Marry Shelley Oh, datanglah dalam mimpi-mimpiku, Cintaku! Aku tak kan meminta kebahagiaan yang lebih sempurna; Datanglah dengan berkas berbintang, Sayangku, Dan sentuhlah kelopak mataku dengan kecupanmu. "Begitulah, seperti dikisahkan dongeng-dongeng kuno, Cinta datang kepada seorang pelayan Yunani. Hingga dia mengganggu mantra suci. Dan tersadar harapan-harapannya telah dikhianati. Tapi tidur nyenyak akan menutupi penglihatanku, Dan lampu jiwa akan menjadi gelap, Saat, dalam pandangan malam. Engkau bersumpah kembali padaku. Jadi datanglah dalam mimpi-mimpiku, Cintaku, Aku tak kan meminta kebahagiaan yang sempurna. Datanglah dengan berkas berbintang, Sayangku. Dan sentuhlah kelopak mataku dengan kecupanmu.

Aku Tak Mau Melukis Sebuah Lukisan

Aku tak mau melukis sebuah lukisan (348)          puisi Emily Dickinson Aku tak mau melukis - sebuah lukisan - Aku lebih suka menjadi Seseorang Dengan kemungkinan yang cerah Berdiam - dalam - kemapanan Dan penasaran bagaimana jari-jemari merasai Yang langka - surgawi - mendebarkan - Menimbulkan siksaan begitu manis - Begitu mewah - patah arang - Aku tak mau bicara, seperti cornet - Aku lebih suka menjadi Seseorang Bangkit perlahan sampai ke langit-langit - Lalu pergi, dan dengan mudah - Melewati desa-desa Ether - Diriku sendiri diberkati dengan balon Tetapi dengan bibir logam - Dermaga untuk pontonku - Begitu pula, aku juga tak mau menjadi penyair - Lebih baik - memiliki telinga - Terpikat - tak berdaya - berisi - Lisensi untuk menghormati, Sebuah privelege yang sangat buruk, Berapakah harga yang harus dibayar, Apakah karya seniku hanya untuk memukau diriku sendiri Dengan gemuruh - dari melodi!