Jelita dahulu kala ketika saya terkadang masih menginjakkan kaki di lantai perpustakaan sebuah universitas swasta, saya pernah membuka-buka skripsi mahasiswa jurusan sastra, entah sastra apa saya lupa. skripsi itu membahas/ menganalisis/ membedah sebuah karya sastra, entah karya siapa saya juga sudah lupa, dengan kitab suci sebagai pisau bedahnya lengkap dengan kutipan/ dalil-dalil ayat-ayat suci di dalamnya. entah mengapa menurut saya hal itu menjadi tidak menarik untuk saya baca. bagi saya membaca hal tersebut di atas lebih menarik untuk menikmatinya dengan teori-teori yang tidak berdasar kitab suci sebagai basisnya. dan seingat saya ada "banyak" tugas akhir yang semacam itu ketika saya membuka-buka jilidan yang lainnya. ketika sedang membuka-buka dokumen-dokunen itu entah mengapa saya merasa aneh saja dan bertanya-tanya "oh, boleh ya ternyata membuat tugas akhir yang demikian." sebelum membukanya saya mempunyai gambaran dalam benak tentang teori-te...